Persatuan Pemaser Ikan Indonesia
ALAT TANGKAP IKAN
IKAN adalah hewan yang hidup di air
dan bernapas dengan insang. Ikan merupakan kelompok vertebrata yang paling
beraneka ragam dengan jumlah spesies yang sangat banyak di seluruh dunia. Ikan
memiliki bermacam ukuran, mulai dari yang besar hingga yang berukuran kecil, Sampai
saat ini, ikan pada umumnya dikonsumsi langsung. Upaya pengolahan belum banyak
dilakukan kecuali ikan asin. Ikan dapat diolah menjadi berbagai produk seperti
ikan kering, dendeng ikan, abon ikan, kerupuk ikan, ikan asin, kemplang, bakso
ikan dan tepung darah ikan sebagai pupuk tanaman dan pakan ikan.
Ikan dapat ditemukan di hampir
semua "genangan" air disekitar kita yang berukuran besar baik air
tawar, air payau maupun air asin pada kedalaman bervariasi, dari dekat
permukaan air hingga beberapa ribu meter di bawah permukaan air.. Ada beberapa
spesies ikan dibudidayakan dan dipelihara untuk hiasan dalam akuarium, kita
kenal sebagai ikan hias.
Ikan juga merupakan sumber makanan
yang penting. Menangkap ikan untuk keperluan makan dalam jumlah kecil atau
olahraga paser sering disebut sebagai memancing / memaser.
Overfishing adalah sebuah istilah dalam bahasa Inggris
untuk menjelaskan penangkapan ikan secara berlebihan. Fenomena ini merupakan
ancaman bagi berbagai spesies ikan
Ikan mempunyai kandungan gizi yang
kaya akan manfaat karena merupakan sumber protein bagi tubuh. Selain itu
ternyata ikan juga mengandung berbagai zat yang sangat bermanfaat bagi
kesehatan. Kandungan zat gizi yang terdapat pada ikan segar dan manfaatnya
antara lain:
Omega 3 untuk proses
perkembangan otak pada janin dan penting untuk perkembangan fungsi syaraf dan
penglihatan bayi.
Vitamin A dalam minyak hati
ikan untuk mencegah kebutaan pada anak
Vitamin D dalam daging dan
minyak hati ikan untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang
Vitamin B6 untuk membantu
metabolisme asam amino dan lemak serta mencegah anemia dan syaraf
Vitamin B12 untuk pembentukan sel
darah merah, membantu metabolisme lemak, dan melindungi jantung juga kerusakan
syaraf
Zat besi yang mudah di
serap oleh tubuh
Yodium untuk
mencegah terjadinya penyakit gondok dan hambatan pertumbuhan anak
Selenium untuk membantu
metabolisme tubuh dan sebagian anti oksidan yang melindungi tubuh dari radikal
bebas
Seng yang
membantu kerja enzim dan hormon
Fluor yang
berperan dalam meguatkan dan menyehatkan gigi anak
Mengandung serat
protein yang pendek sehingga mudah di cerna
Kaya akan asam
amino seperti taurin untuk merangsang
pertumbuhan sel otak balita.
Kandungan ikan kaya akan manfaat akan lebih optimal jika
dalam bentuk daging ikan segar sehingga kandungan gizi dalam ikan tetap untuk
mendapatkan kandungan ikan yang kaya akan manfaat.
Teknologi penangkapan ikan ramah lingkungan atau penangkapan ikan yang bertanggung jawab
adalah suatu alat tangkap yang tidak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan.
Yaitu sejauh mana alat tangkap tersebut merusak dasar perairan, kemungkinan
hilangnya alat tangkap, serta kontribusinya terhadap polusi. Faktor lain adalah
dampak terhadap keanekaragaman hayati dan komposisi hasil tangkapan serta
tertangkapnya ikan-ikan muda sehingga akan mempersulit dalam perkembanganya.
Pemilihan suatu teknologi penangkapan ikan yang tepat
untuk diterapkan dalam pengembangan perikanan tangkap perlu mempertimbangkan :
1.
- Teknologi yang ramah
lingkungan.
2. - Teknologi yang secara teknis dan ekonomis menguntungkan
3. - Teknologi yang
berkelanjutan ( mengikuti perkembangan jaman)
Aktivitas penangkapan sudah dimulai sekitar 100.000 tahun
yang lalu. Kegiatan penangkapan berdasarkan sejarah, dimulai dari jaman nenek
moyang kita yang melakukan aktivitas penangkapan secara sangat sederhana, yaitu
1.
Dengan menggunakan
tangan tanpa bantuan alat penangkapan.
Dikarenakan minimnya
pengetahuan dan prasarana saat itu juga kegiatan menangkap itu hanya sebuah
kegiatan guna memenuhi kebutuhan sehari hari untuk dikonsumsi, sehingga tidak
membutuhkan jumlah yang sangat besar
2. Dengan menggunakan alat bantu.
Seiring dengan berjalannya waktu, aktivitas penangkapan mulai berkembang dengan ditandai adanya alat bantu untuk menangkap ikan. Alat bantu untuk menangkap ikan masih sangat tradisional, yang terbuat dari barang-barang yang ada di alam, seperti kayu, batu, tulang, dan tanduk. Dalam perkembangannya, aktivitas penangkapan mulai masuk zaman peradaban perahu. Perahu yang dibuat pada saat itu masih sangat sederhana, seperti sampan yang ada seperti sekarang.
Sampai dengan saat ini, teknologi penangkapan terus
mengalami perkembangan. Meskipun demikian, perkembangan alat penangkapan ikan
berbeda di setiap daerah di Indonesia. Karekteristik daerah sangat menentukan
perkembangannya.
Disini kita akan lebih membahas perkembangan dan
modernisasi alat tangkap ikan yang ada di sekitar kita, Modernisasi alat
tangkap ikan dimaksud untuk mengoptimalkan aktivitas penangkapan dan
menciptakan alat yang ramah lingkungan sehingga tidak akan menimbulkan efek
sampingan dari alat tangkap yang kita gunakan. Juga berusaha memperbaiki fungsi
alat tangkap ikan dengan memodifikasi dari tangkap yang telah ada maupun dari
alat yang tersedia di saat ini.
Dan perkembangan alat tangkap ikan ini meliputi:
1. 1. Menggunakan tangan
kosong.
Menggunakan
Tangan kosong ini konsekwensinya hasil yang didapat tidak maksimal dan hanya
bisa dilakukan diperairan dangkal. Ini bisa dilakukan hanya untuk sekedar hiburan
sampai dengan memenuhi kebutuhan lauk sehari hari. Pada jaman dulu ini biasa
dilakukan karena minimnya pengetahuan dan tehnologi saat itu,
2. 2. Menggunakan alat bantu sederhana, seperti kayu dan batu dan
tombak.
Hal ini mulai
ada guna mempermudah dan memperbanyak hasil yang akan diperoleh, sehingga
selain bisa dikonsumsi secara pribadi, juga bisa di perjual belikan.
3. 3. Memanfaatkan Tehnologi yang ada
Disini mulailah
kita mulai menemukan beberapa macam alat tangkap seperti Pancing, Jaring/jala
dengan bermacam macam varianya, alat jebakan yang selain diperuntukan sebagai
alat tangkap ikan, juga bisa digunakan sebagai sarana rekreasi dan hoby juga
bisa dijadikan olah raga perlombaan. Memancing adalah salah satu yang bisa kita
temukan disekitar kita dan sudh banyak diminati oleh masyarakat.
4. 4. Menyalah gunakan Tekhnologi yang merugikan
Seperti kita
ketahui, dengan kemajuan tehnologi yang ada, kita selalu terus dan terus
berkreasi dengan tehnologi dan ilmu yang kita punya dengan tidak bijaksana, seperti,
menangkap ikan menggunakan :
a.
Setrum
Dengan menggunakan setrum kita
khawatirkan bibit bibit anak ikan akan ikut mati dan tidak bisa kita
manfaatkan, sehingga akan mengganggu perkembanga biakan ikan di daerah yang
sering atau di setrum
b.
Jaring yang bisa
merusak ekosistem air (Pukat Harimau)
Alat tangkap ini bisa menimbulkan efek
samping untuk lingkungan dan ekosistem air. Seperti bisa merusak terumbu karang
sebagai tempat tinggal ikan juga mengganggu proses perkembangbiakan ikan
dikarenakan anak anak ikan atau ikan ikan kecil bisa ikut terbawa bersamanya. Dan ini sudah
ditegaskan dalam Peraturan Menteri (Permen) Nomor 02 Tahun
2015, karena merusak lingkungan dan sumber hayati laut
c.
Bondet atau bom ikan
Cara menangkap ikan yang satu ini bisa
dibilang sangat ekstrim dan berbahaya, karena menangkap ikan dengan cara
menggunakan bahan peledak ini akibat yang ditimbulkanya akan sanagat fatal dan
daya rusak yang diakibatkanya bisa dalam radius yang sangat luas mengikuti
kekuatan daya ledaknya. Selain merusak terumbu karang dalam radius yang lebih
luas apabila dilakukan di perairan dangkal, juga akan banyak ikan ikan kecil yang
mati dan tidak dapat dimanfaatkan
d.
Obat/ Racun
Seperti halnya alat alat ikan yang
merugikan yang biasa dipakai untuk menangkap ikan, cara ini berakibat fatal
juga dengan kehidupan kita, seperti tercemarnya air dan habisnya ikan ikan
didalamnya, pencemaran air ini juga bisa mengganggu kesehatan kita, sehingga
air tidak bisa kita manfaatkan untuk keperluan sehari hari
5. 5. Memodifikasi alat yang ada
Dengan
perkembangan tehnologi akan mualai bermunculan alat alat turunan dari alat alat
yang telah ada, seperti
a.
Ketapel
Seperti kita ketahui, ketapel adalah
sebuah alat yang digunakan untuk melontarkan media sebagai alat untuk
melumpuhkan sebuah obyek, biasanya media yang digunakan adalah , kerikil,
kelerengang atau benda2 kecil yang keras. Akan tetapi untuk menangkap ikan alat
ini akan sangat sulit dalam menjangkau ikan apabila menggunakan media ini, juga
akan mempersulit kita dalam proses pengambilan ikan yang telah kita lumpuhkan.
Maka dari itu kita mulai berfikir untuk
merubah sistem yang dipakai, yaitu dengan merubah kaitan belakang tempat
melontarkan media diganti dengan kawat pengkait paser/ alat untuk melumpuhkan
ikan yang telah diikat dengan benang/senar PE maupun senar pancing yang
dihubungkan dengan gulungan yang fungsinya untuk menggulung/menarik mata paser
dan ikan yang telah terkena mata paser kita.
b.
Slingshot
Alat Tangkap ikan ini muncul terobsesi
dari penggunaan alat tangkap ikan besar seperti harpun yang merupakan alat
tangkapyang digunakan untuk menangkap ikan ikan besar dengan cara melontarkan tombak
yang dikiat dengan sebuah tali. Alat ini biasanya terdapat di kapalkapal
penangkap ikan besar
Dari alat ini kita memodifikasinya
membuat sebuah alat yang ringan dan bisa dibawa kemana mana, maka timbulah alat
yang merupakan perpaduang antara harpun dan ketapel, yang memanfaatkan karet
sebagai alat pelontar dan meciptakan sebuah alat yang mudah dalam
pengoperasianya, alat ini bisa dipakai untuk menangkap ikan dengan cara
menyelam maupun dengan cara melontarkan paser /anak panahnya dari atas permukaan
air,
c.
Panah
Pada prinsipnya alat ini sistem kerjanya
hampir sama dengan panah konfensiomal yang ada dan juga hampir sama dengan
slingshot, hanya bentyuk media pelontarnya yang berbeda
d.
Senapan Angin
Masyarakat pasti sudah tidak asing lagi
dengan jenis alat yang satu ini, sebuah miniatur senjata dengan spesifikasi
rendah yang digunakan untuk olahraga, hoby dan kegiatan perburuan. Alat ini untuk
melontarkan media/peluru untuk melumpuhkan sasaran menggunakan angin tyang
telah dipadatkan didalam tabung atau pipa. Seperti halnya ketapel, sebenarnya
alat ini bisa juga kita pakai untuk menangkap ikan tapi akan sulit untuk
menangkap ikan di kedalaman dan sulit dalam pengambilan ikan apabila telah mati
terkena tembakan kita, kita harus turun ke air. Ini membuat alat ini kurang
efisien untuk menangkap ikan
Dengan pertimbangan ini maka
dilakukanlah beberapa modifikasi diantaranya menggantikan media/perlurunya
dengan panah kecil yang akan dilontarkan guna menangkap ikan yang diikat dengan
senar/ benang PE guna mempermudah kita mengambil ikan apabila ikan terkena
dengan cara menggulung snya seperti yang kita lakukan dengan pancingan. Dikarenakan
medianya(mata paser) telah kita ganti, maka larasnya pun harus kita ganti
dengan pipa sesuai dengan ukuran media/mata paser, pipa ini berfungsi sebagai
jalur untuk melontarkan mata paser dengan menggunakan tenaga angin yang
tersimpan dalam tabung atau pipa seperti senapan pada umumnya.Hal ini akan
mempermudah kita dalam mobilisasi dan pengoperasian alat tangkap ikan ini. Dan
yang paling utama ada beberapa manfaat yang bisa kita peroleh dengan
menggunakan alat tangkap ini yang selanjutnya kita sebut PASER, manfaat yang
bisa kita peroleh adalah :
-
Mudah dalam
pengoperasianya
-
Ramah lingkungan karena
tidak menimbulkan efek samping terhadap ekosistem tempat hidup ikan
-
Bisa memilih ikan yang
akan kita tangkap, biasanya ikan ikan yang sudah besar dan layak dikonsumsi yang
kita ambil, ini menghindari dari pengambilan ikan ikan yang belom layak
konsumsi dan sedang berkembang biak
-
Menumbuhkan pergerakan
perekonomian para pengrajin senapan dengan banyaknya pengguna alat ini untuk
menangkap ikan
-
Dan yang lebih penting
adalah, dengan adanya paser ini kita harapkan bisa mengalihkan para pengguna
senapan angin untuk beralih dari memburu hewan hewan yang sudah punah dan
dilindungi dengan beralih mencari ikan yang secara ekosistem masih melimpah dan
dapat dikonsumsi oleh hampir semua orang. Dengan harapan kami, beralihnya para
penembak darat ini akan menjadikan hewan hewan yang dilindungi maupun yang
hidup bebas disekitar kita akan tetap terjaga
Demikianlah perkembangan alat tangkap ikan sederhana yang
terus berkembang mengikuti kemajuan jaman, tidak menutup kemungkinan juga kedepanya
kita akan menemukan bermacam macam alat tangkap ikan dengan berbagai bentuk dan
bermacam macam kelebihanya, kemajuan tehnologi akan terus berkembang, tugas
kita adalah memanfaatkanya dengan cara yang positih dan bijaksana, demikian
juga dengan sumber daya ikan yang ada disekitar kita, kita tidak hanya berhak
memanfaatkanya tapi juga mempunyai kewajiban untuk selalu menjaga dan
merawatnya juga melestarikan kelangsungan hidupnya dengan bebrbagai cara yang
tidak mengganggu ekosistem alam disekitarnya.
Semoga kedepanya kita bisa mewariskan kepada anak cucu
kita kekayaan alam disekitar kita yang bisa membantu kelangsungan hidup sehari
hari dan bisa membantu perekonomian dengan produk produk turunan dari ikan yang
banyak tersebar diseluruh wilayah Indonesia...Aamiin
Aan PPII

Ppii jaya semogga warga indonesia bisa memahami dan bersinergi.dengan metode penangkapan ikan yang ramah lingkungan ini .dengan paser namanya...
BalasHapus